Kualitas udara di pasar tradisional seperti Pasar Caringin sering terancam oleh pencemaran akibat tumpukan sampah dan aktivitas padat yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas udara menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) dengan topologi jaringan mesh berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 dan protokol komunikasi ESP-Now. Sistem terdiri dari tiga node sensor dan satu gateway yang mampu mendeteksi polutan udara seperti PM2.5, karbon monoksida (CO), dan hidrokarbon (HC) melalui sensor DSM501A, MQ-7, dan MQ-2. Validasi sensor dari tiap node dilakukan melalui pengujian pada tiga kondisi berbeda: udara bersih, paparan asap ringan dari kendaraan, dan paparan asap intensif. Hasil menunjukkan bahwa pembacaan sensor stabil dan rendah pada udara bersih, mengalami variasi moderat pada paparan asap ringan, dan meningkat secara bertahap pada paparan asap tinggi. Hal ini menunjukkan sensor mampu menangkap perubahan kualitas udara secara responsif dan sesuai dengan kondisi lingkungan aktual. Pengambilan data pengujian dilakukan di lingkungan Pasar Caringin selama 2 jam pada pagi, siang dan malam hari. Data dari tiap node kemudian dikirimkan ke gateway untuk kemudian dikirimkan secara real-time ke platform ThingSpeak serta notifikasi ke Telegram. Dalam hal kehandalan komunikasi, semua node mampu beroperasi secara bersamaan, dengan Node 1 dan Node 2 berperan ganda sebagai node dan relay yang meneruskan data dari Node 3 ke gateway. Sistem mampu mentransmisikan data dari ketiga node sensor ke gateway secara stabil, dengan throughput 544 kbps, packet loss 0 %, delay 46.6 ms, dan jitter 21.96 ms.
Copyrights © 2026