Jurnal Ilmu Lingkungan
Vol 24, No 1 (2026): Januari 2026

Efektivitas Kombinasi Lemna minor dan Eco-enzyme dalam Menurunkan Kromium Heksavalen dalam Air

Yosephine Dita Apriliana (Fakultas Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60. Salatiga)
Sri Kasmiyati (Fakultas Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60. Salatiga)
Vincencia Irene Meitiniarti (Fakultas Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jl. Diponegoro 52-60. Salatiga)



Article Info

Publish Date
24 May 2026

Abstract

Kromium heksavalen dihasilkan dari erosi batuan mineral, air limbah industry, pertanian, dan pertambangan yang mengancam keberlanjutan ekosistem perairan. Lemna minor berpotensi sebagai agen fitoremediasi Cr6+ di lingkungan air, Penelitian terdahulu menjelaskan bahwa Lemna minor dapat menyerap polutan namun mengalami toksisitas akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kontribusi kombinasi kerapatan tanaman Lemna minor (15%; 20% dan 25%) dan dosis eco-enzyme 0, 1, dan 2 mL/L dalam Upaya memitigasi toksisitas sekaligus meningkatkan efisiensi penurunan Cr6+ di air. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor. Parameter dalam penelitian ini adalah berat segar dan kering tanaman, kadar klorofil total tanaman, serta kadar Cr6+ dalam air dan tanaman menggunakan metode spektrofotometri. Analisis data dilakukan dengan Uji Two Way ANNOVA dilanjutkan dengan Uji Tukey. Hasil uji Two-Way ANOVA menunjukkan interaksi kedua faktor berpengaruh signifikan (p<0.05) dengan ukuran efek tinggi. Kombinasi kerapatan Lemna minor 25% dan eco-enzyme 2 mL/L menghasilkan performa pemulihan lingkungan terbaik, dengan efisiensi penurunan Cr6+ di air mencapai 69% dan akumulasi pada jaringan tanaman sebesar 5,73 ppm.  Meskipun akumulasi logam berat tersebut memicu klorosis dan penurunan kadar klorofil total pada tanaman, intervensi eco-enzyme terbukti secara efektif meningkatkan kapasitas serap tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi Lemna minor dan eco-enzyme memiliki implikasi strategis sebagai teknologi bioremediasi yang murah, ramah lingkungan, dan aplikatif untuk memulihkan perairan tercemar serta mengoptimalkan sistem pengolahan limbah sekunder.

Copyrights © 2026