Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Belanja Daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Kinerja Keuangan di Kabupaten Probolinggo selama periode 2016-2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementrian Keuangan Republik Indonesia, serta dianalisis menggunakan metode regresi berganda dengan variabel dependen Kinerja Keuangan yang diukur menggunakan rasio kemandirian, sedangkan Belanja Daerah dan PAD sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan Belanja Daerah dan PAD berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Keuangan Kabupaten Probolinggo, namun secara parsial Belanja Daerah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan, sedangkan PAD berpegaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan, yang memnunjukkan bahwa peningkatan PAD dapat memperkuat tingkat kemandirian keuangan daerah, sementara besarnya Belanja Daerah tidak selalu berdampak pada peningkatan kinerja keuangan apabila tidak didukung oleh pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2026