Kanker serviks merupakan salah satu gangguan reproduksi yang menyerang perempuan, dengan urutan ke dua dari penyakit kanker, biasanya tidak melakukan skrining test atau tidak melakukan tindak lanjut setelah ditemukan adanya hasil yang abnormal, metode skrining yang digunakan untuk deteksi dini kanker serviks berupa pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat (IVA).Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan dan tingkat pengetahuan ibu pasangan usia subur tentang Inspeksi Visual Asam Asetat /IVA dengan minat untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di RW 1 RT2 Kelurahan Sumurrejo kota Semarang. Pemeriksaan Ispeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan melihat secara langsung perubahan pada serviks setelah dipulas dengan asam asetat 3-5%, dapat diidentifikasi lesi prakanker serviks.cPenelitian ini termasuk kompetensi bidan dalam melaksanakan asuhan kebidanan pada gangguan sistem reproduksi. Jenis penelitian Korelasi, menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ibu pasangan usia subur (PUS) berusia 20-35 tahun yang ada di RW 1 RT2 kelurahan Sumurrejo kota Semarang dan sampelnya sebanyak 48 ibu PUS.Tehnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling.. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dan tingkat pengetahuan ibu pasangan usia subur tentang inspeksi visual asam asetat dengan minat untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di RW 1 RT 2 Kelurahan Sumurrejo kota Semarang dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Saran yang dapat disampaikan ibu-ibu usia reproduktif, diharapkan meningkatkan pengetahuan dengan cara mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA), sehingga angka kematian ibu akibat kanker serviks dapat dicegah.
Copyrights © 2026