Era digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan, yang ditandai dengan kemudahan akses informasi, fleksibilitas pembelajaran, serta peluang kolaborasi global. Namun, di balik berbagai keunggulan tersebut, muncul tantangan serius terhadap pembentukan karakter siswa, seperti degradasi moral, meningkatnya sikap individualisme, serta penyalahgunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai imitatio Christi sebagai pendekatan transformatif dalam membangun karakter siswa melalui pendidikan agama Kristen di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang menganalisis berbagai literatur teologis, pendidikan Kristen, serta teks Alkitab secara interpretatif dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep imitatio Christi, yang berfokus pada peneladanan kehidupan Yesus Kristus melalui pembaruan batin dan transformasi karakter, memiliki relevansi kuat dalam menjawab tantangan moral di era digital. Nilai-nilai utama seperti kasih, kerendahan hati, ketaatan, dan pengampunan menjadi fondasi dalam pembentukan karakter siswa. Implementasi dilakukan melalui pendekatan pembelajaran transformatif yang mencakup pengajaran kontekstual, refleksi spiritual, mentoring rohani, serta penggunaan media digital secara etis. Selain itu, model penerapan di sekolah Kristen seperti integrasi nilai dalam kurikulum, kegiatan pelayanan, dan keteladanan guru terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan siswa. Dengan demikian, pendidikan agama Kristen berperan penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Kristiani yang kuat, relevan, dan mampu menghadapi dinamika era digital secara bijaksana.
Copyrights © 2026