Abstrak: Transformasi Pendidikan pada era digital dan percepatan teknologi akibat pandemi COVID-19 telah mendorong sekolah menengah atas untuk memanfaatkan e-learning sebagai model pembelajaran. Meski demikian, pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti belum terjaminnya keaslian penilaian, keterbatasan kemampuan digital pendidik dan peserta didik, serta belum optimalnya penggunaan data aktivitas belajar sebagai dasar evaluasi. Penelitian ini bertujuan menyusun model evaluasi e-learning yang lebih menyeluruh dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah melalui metode studi literatur. Proses analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan evaluasi, meninjau relevansi teori evaluasi modern, serta merumuskan kerangka evaluasi baru yang dapat diterapkan pada pembelajaran digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan evaluasi tradisional belum mampu menangkap proses dan capaian belajar secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan model evaluasi yang memadukan pendekatan Context, Input, Process, Product, penilaian autentik, dan pemanfaatan data digital. Model tersebut dinilai mampu membantu sekolah mengidentifikasi kendala belajar lebih awal, meningkatkan ketepatan penilaian, memberikan dasar intervensi yang lebih tepat, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data. Secara keseluruhan, model evaluasi ini berpotensi meningkatkan mutu dan akuntabilitas pembelajaran berbasis e-learning di Tingkat sekolah menengah atas. Kata kunci: E-Learning, Evaluasi Pembelajaran, Evaluasi Digital
Copyrights © 2025