Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mulai banyak ditemukan pada kelompok usia remaja dan berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan di masa depan apabila tidak dideteksi sejak dini. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan pengukuran tekanan darah menjadi salah satu hambatan dalam upaya deteksi dini hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai pengukuran tekanan darah sebagai upaya pengenalan deteksi dini hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 di SMA Negeri I Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, dengan melibatkan 40 siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi pengukuran tekanan darah, redemonstrasi oleh peserta, serta evaluasi melalui post-test dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator, dengan persentase jawaban benar pada post-test mencapai 90–100%. Kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 62,5% dan tidak ditemukan lagi peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Selain itu, keterampilan pengukuran tekanan darah juga mengalami peningkatan, ditandai dengan meningkatnya kategori keterampilan baik dari 5% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Metode edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tentang pengukuran tekanan darah dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran serta kemampuan remaja untuk melakukan deteksi dini hipertensi secara mandiri.
Copyrights © 2026