Latar Belakang: Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi terkena anemia dari pada remaja putra, karena setiap bulan remaja putri mengalami menstruasi sehingga membutuhkan kebutuhan zat besi lebih banyak (Hamidah, 2022). Tingginya prevalensi anemia pada remaja putri perlu mendapat perhatian khusus.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X di SMA N 1 Gadingrejo yang berjumlah 237 siswi. sampel pada penelitian ini berjumlah 149 siswi dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin yang dilakukan pada tanggal 13 November 2024. Analisis dengan menggunakan uji Gamma. Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai ρ<0,001 (<0,05) dapat disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan siswi kelas X (sepuluh) tentang anemia dengan kejadian anemia pada masa pubertas di SMA Negeri 1 Gadingrejo.Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan siswi kelas X (sepuluh) tentang anemia dengan kejadian anemia pada masa pubertas di SMA Negeri 1 Gadingrejo.
Copyrights © 2026