Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi pada masa remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Jenis kegiatan ini berupa intervensi edukatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, melibatkan 40 peserta. Metode pelaksanaan mencakup tahapan koordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa, penyusunan materi pelatihan, pemberian edukasi melalui ceramah, diskusi interaktif, serta praktik penyuluhan (mikroteaching). Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk hasil kuantitatif dan analisis kualitatif tematik untuk hasil observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kategori baik, penurunan kategori cukup, dan tidak ada peserta dengan kategori kurang setelah pelatihan Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif kader terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi remaja sebagai langkah pencegahan stunting.
Copyrights © 2025