Mataair Sendang Biru merupakan mataair yang saat ini dimanfaatkan oleh masayarakat. Namun tidak semua area telah dilalui oleh mataair ini dengan program desa atau pemerintah. Salah satu area yang masih belum dijangkau yaitu di kawasan konservasi maupun di area KTH Bhakti Alam Lestari. Area ini merupakan area hutan yang dikelola oleh kelompok tani hutan dan terdapat area konservasi mangrove yag digunakan sebagai eduekowisata. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memberikan peran dalam pemenuhan kebutuhan air bersih khususnya pada area Mataair Sendang Biru serta konservasi pada daerah tangkapan Mataair Sendang Biru sehingga pemanfaatan sumberdaya air dapat dilakukan berkelanjutan. Metode pelaksanaan pengabdian ini dengan pipanisasi dan reboisasi yang dilakukan bersama dengan masyarakat setempat. Pipanisasi dimulai dengan melakukan survei pendahuluan, pelatihan, koordinasi, penentuan jalur pipa, pembuatan peta pipanisasi, pemasangan pipa, hingga pemasangan pompa untuk pengangkatan air dari Mataair Sendang Biru. Sedangkan reboisasi dilakukan dengan penanaman pohon bambu pada area tangkapan Mataair Sendang Biru sebanyak 20 bibit bambu. Seluruh kegiatan pengabdian ini berbasis partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bhakti Alam Lestari. Hasil yang didapatkan Mataair Sendang Biru dapat mengalir dari mataair ke tandon air dengan melakukan pompa air dan pipanisasi. Pompa air menggunakan pompa celup yang memiliki spesifikasi ipe SJ 5-21, head 67 meter, motor 2,2 kW 1 fase dengan stabilizer 5000 watt dengan panjang pipanisasi kurang lebih 2,2 Km. Pompa air ini dioperasikan 4-5 kali dalam seminggu untuk dimanfaatkan oleh masyarakat yang berada di kawasan KTH Bhakti Alam Sendang Biru untuk kegiatan pertanian dan pariwisata. Selain itu, terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan Mataair Sendang Biru serta menjaga kelestariannya melalui pengelolaan sumber air yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026