Kader PKK Desa Kelambir menghadapi berbagai permasalahan dalam pengembangan UMKM, antara lain rendahnya pemahaman mengenai konsep digital marketing dan e-commerce, keterbatasan dalam memanfaatkan media digital untuk promosi, serta identitas dan kemasan produk yang belum optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan pendampingan bagi Kader PKK dalam pengembangan UMKM berbasis e-commerce. Metode kegiatan menggunakan Participatory Action Research yang meliputi tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup perencanaan kegiatan, Focus Group Discussion, dan sosialisasi program. Tahap pelaksanaan meliputi pelatihan desain kemasan, pendampingan e-commerce, pendampingan pembukuan atau keuangan, serta mentoring usaha. Tahap evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman dan pengetahuan kader PKK tentang e-commerce dan pengelolaan UMKM, yang diperoleh melalui pendampingan bertahap mulai dari produksi, pengemasan, hingga digitalisasi usaha. Partisipasi aktif peserta mencerminkan relevansi program dengan kebutuhan pelaku UMKM desa. Analisis pretest–posttest terhadap 20 peserta (N = 20) menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 42,00 menjadi 82,50 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, program pendampingan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mengelola UMKM berbasis e-commerce secara profesional dan adaptif di era digital.
Copyrights © 2026