Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan dan ada tidaknya perbedaan pendapatan tingkat pendapatan petani yang menggunakan pola tanam monokultur dengan interkultur pada perkebunan kelapa sawit di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Penelitian ini dilaksanakan sejak 06 Januari sampai 26 Maret 2023 di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 orang petani monokultur dan 20 orang petani interkultur dengan penentuan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, pendapatan dan uji beda. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan antara petani pola tanam monokultur dengan interkultur kelapa sawit di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Pendapatan petani dengan Monokultur memperoleh pendapatan sebesar Rp 512.081.187,00/Ha/Tahun dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 25,604,059.36/Ha/Tahun. Adapun pendapatan total yang diperoleh petani Interkultur lebih rendah yaitu sebesar Rp 286.885.339,00/Ha/Tahun dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 14.344.266.94/Ha/Tahun. Perbedaan pendapatan antara petani Monokultur dan petani Interkultur adalah sebesar Rp 11.259.792,41/Ha/Tahun. Hasil analisis uji beda t dengan menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan bahwa nilai t hitung (3.747) lebih besar daripada nilai t tabel (2.101), artinya terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani monokultur dengan petani interkultur dengan taraf kepercayaan 95%.
Copyrights © 2026