Latar belakang: Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada ibu postpartum merupakan upaya penting dalam menunjang keberhasilan ASI eksklusif. Di RSUD Malinau, program IMD belum berjalan optimal karena kurangnya pengetahuan ibu dan lemahnya dukungan keluarga. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pelaksanaan IMD pada ibu post partum di ruang bersalin RSUD Malinau. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang melahirkan normal di RSUD Malinau berjumlah 30 orang dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi. Analisis data menggunakan Fisher’s exact test. Hasil: Mayoritas ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 19 responden (63,3%), dukungan keluarga mayoritas mendukung sebanyak 21 responden (70,0%), dan pelaksanaan IMD mayoritas berhasil sebanyak 22 responden (73,3%). Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan pelaksanaan IMD (p = 0,001) dan terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan IMD (p = 0,032). Kesimpulan: Ibu yang memiliki pengetahuan baik dan mendapat dukungan keluarga cenderung berhasil melaksanakan IMD. Diharapkan ibu lebih proaktif mencari informasi tentang IMD sejak masa kehamilan dan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pelaksanaan IMD.
Copyrights © 2026