Guru menghadapi berbagai tantangan terkait cara mendukung siswa selama proses pendidikan. Guru perlu membantu dan mendukung saat menyampaikan informasi. Namun, dil lapangan masih banyak siswa di kelas yang menunjukkan keaktifan belajar yang rendah yang disebabkan karena tidak adanya penggunaan media pembelajaran dan selama pembelajaran berlangsung hanya berfokus pada guru. Untuk mengatasi permasalah tersebut, penggunaan media pembelajaran Mini Market terhadap keaktfan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak ataupun pengaruh Implikasi Media Mini Market Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Sanggar Belajar Pandan Malaysia. Manfaat dari penggunaan media Mini Market adalah melatih kemampuan matematika siswa dan meningkatkan kemampuan berpikir logis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa sebanyak 7 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dengan memberikan (pre-test) sebelum diberikan perlakuan dan (pos-test) setelah diberikan perlakuan. Teknik analisis data yang dilakukan adalah nila rata-rata sebelum intervensi (pre-test) diperoleh persentase 36% atau dalam kategori kurang aktif. Selanjutnya peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan media mini market. Berdasarkan perolehan sesudah intervensi (pos-test) diperoleh persentase 90% atau dalam kategori sangat aktif. Terdapat peningkatan jarak yang cukup signifikan antara nilai rata-rata sebelum dan sesudah intervensi sebesar 54%. Dan dilakukan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan perolehan hasil nilai sig 0.004 < 0.05 adanya perbandingan antara (pre-test) atau sebelum diberikan perlakuan dengan adanya (pos-test) atau setelah diberikan perlakuan. Hal ini menunjukkan adanya implikasi yang signifikan ataupun memperoleh hasil positif dengan adanya peningkatan keaktifan belajar siswa di kelas IV di Sanggar Belajar Pandan Malaysia dengan menggunakan media pembelajaran mini market.
Copyrights © 2026