Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sosiologi terapan dalam program Donasi Literasi Gerakan #SayLoveWithBook di Kota Palangka Raya sebagai upaya peningkatan akses dan minat baca anak serta remaja. Program ini muncul sebagai tindakan kolektif berbasis komunitas dengan meminimalkan akses ke buku dan kegiatan literasi. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada semua penerima donasi Batch 16. Kepuasan, manfaat buku, dan pengalaman penerima manfaat dinilai dengan instrumen menggunakan skala Likert dari 1-5. Tingkat kepuasan penerima lebih tinggi signifikan daripada nilai standar, menurut analisis satu sampel uji-t (t = 2,724; p < 0,05), menunjukkan bahwa program telah memenuhi kebutuhan literasi secara efektif. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa 100% responden menyatakan buku yang diterima sesuai kebutuhan dan setiap orang menilai program membantu meningkatkan minat membaca. Ini menunjukkan penerapan konsep sosiologi terapan melalui solidaritas sosial, modal sosial, dan modal budaya, serta tindakan kolektif komunitas. Kolaborasi relawan dan lembaga sosial memperkuat jejaring literasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat dengan menciptakan ruang publik baru. Oleh karena itu, Donasi Literasi tidak hanya meningkatkan akses membaca tetapi juga menciptakan ekosistem literasi yang bertahan lama berbasis komunitas.
Copyrights © 2026