Ikan gulamah (Johnius sp.) merupakan salah satu sumber daya perikanan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Serang, Provinsi Banten dan memiliki nilai ekonomi bagi nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Catch Per Unit Effort (CPUE), Maximum Sustainable Yield/MSY , jumlah tangkapan yang diperbolehkan (Total Allowable Catch/TAC), serta kondisi pengelolaan perikanan berdasarkan pendekatan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) pada domain sosial dan ekonomi. Berdasarkan analisis model Schaefer diperoleh nilai MSY sebesar 80.468 kg/tahun, effort optimum sebesar 10.045 trip, dan TAC sebesar 64.374 kg. Nilai CPUE mengalami fluktuasi dengan nilai tertinggi 7 kg/trip pada tahun 2019 dan terendah 2 kg/trip pada tahun 2022 dan 2025. Rata-rata tingkat pemanfaatan sebesar 76,54% mengindikasikan bahwa pemanfaatan sumber daya ikan gulamah (Johnius sp.) telah mencapai kondisi fully exploited. Berdasarkan hasil analisis EAFM, domain sosial memperoleh kategori baik dengan nilai 70, sementara domain ekonomi termasuk dalam kategori sedang dengan nilai 56,67. Secara keseluruhan, pengelolaan perikanan gulamah di PPN Karangantu termasuk kategori baik dengan nilai agregat 63,33 sehingga diperlukan pengendalian upaya penangkapan dan peningkatan kesejahteraan nelayan untuk mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
Copyrights © 2025