Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek penerapan kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap reaksi pasar modal indonesia yang disahkan pemerintah pada 6 Januari 2025. Reaksi pasar diukurnya memakai dua proksi, yakni abnormal return(AR) dan trading volume activity (TVA) pada perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 di BEI. Metode memakai event study dengan waktu estimasi 100 hari sebelum peristiwa dan periode jendela 11 hari (5 hari sebelum hingga 5 hari sesudah peristiwa). Sampel penelitian memakai teknik sampling jenuh, alhasil seluruh 45 perusahaan dalam indeks LQ45 dipakai jadi objek penelitiannya. Analisis data diolah memakai SPSS versi 25. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa. Namun, ditemukan adanya perbedaan signifikan pada trading volume activity (TVA) yang mencerminkan perubahan perilaku investor dalam merespons kebijakan tersebut.
Copyrights © 2026