Perkembangan industri parfum lokal di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya preferensi konsumen terhadap produk lokal yang memiliki kualitas dan identitas merek yang kompetitif. Dalam kondisi persaingan industri yang semakin kompetitif, loyalitas merek menjadi aspek penting dalam mempertahankan keberlangsungan dan daya saing merek parfum lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Personal Identity Expression, Brand Attachment, Self-Congruity, dan Perceived Value terhadap Brand Loyalty pada pengguna parfum lokal di Indonesia, serta menguji peran Brand Attachment sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna parfum lokal di Indonesia. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Personal Identity Expression, Self-Congruity, Brand Attachment, dan Perceived Value berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Loyalty. Selain itu, Brand Attachment terbukti mampu memediasi hubungan antara Personal Identity Expression dan Brand Loyalty. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor identitas diri, keterikatan emosional, kesesuaian citra diri, dan persepsi nilai berperan penting dalam membentuk loyalitas konsumen terhadap merek parfum lokal.
Copyrights © 2026