Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh personalisasi berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap impulse buying melalui emosi konsumen pada platform e-commerce. Perkembangan teknologi AI pada e-commerce memungkinkan perusahaan memberikan rekomendasi produk yang relevan dan sesuai dengan preferensi pengguna, sehingga mampu memengaruhi perilaku pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 199 responden pengguna aktif platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.1.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personalisasi berbasis AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Selain itu, personalisasi AI juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap emosi konsumen. Emosi konsumen terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rekomendasi produk yang relevan dan dipersonalisasi mampu menciptakan emosi positif seperti rasa senang, nyaman, dan antusias, yang pada akhirnya mendorong konsumen melakukan pembelian impulsif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur perilaku konsumen digital serta menjadi masukan bagi perusahaan e-commerce dalam merancang strategi pemasaran berbasis AI yang lebih efektif dan tetap memperhatikan aspek etika dalam memengaruhi perilaku konsumen.
Copyrights © 2026