UD. Maju merupakan usaha dagang pupuk pertanian yang menghadapi tantangan akibat permintaan petani yang fluktuatif dan sistem pencatatan manual yang rawan kesalahan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian finansial. Berdasarkan observasi awal, ketidakakuratan data persediaan terjadi hampir setiap siklus pemesanan karena belum adanya acuan terukur dalam menentukan jumlah dan waktu pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi penjualan pupuk berbasis web yang mengintegrasikan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) sebagai upaya mengoptimalkan pengelolaan persediaan barang. Metode EOQ dimanfaatkan untuk menghitung jumlah pemesanan yang paling ekonomis dengan mempertimbangkan besaran biaya pemesanan dan biaya penyimpanan yang dikeluarkan, sedangkan ROP menentukan waktu pemesanan ulang yang tepat. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh rata-rata nilai EOQ sebesar 9 unit per pemesanan dan rata-rata nilai ROP sebesar 18 unit. Penerapan metode EOQ mampu menekan total biaya persediaan dengan efisiensi sekitar 20%–25% dibandingkan metode konvensional. Sistem ini membantu UD. Maju mengelola stok lebih terstruktur, meningkatkan akurasi pencatatan, dan mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Copyrights © 2026