Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengintegrasian pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan literasi akademik mahasiswa Teknik Sipil. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui angket terstruktur dan observasi kelas terhadap 35 mahasiswa Teknik Sipil di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Angket dimanfaatkan untuk mengukur pola membaca, rasa percaya diri dalam menulis, serta pandangan mahasiswa terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, sementara observasi digunakan untuk memantau penerapan integrasi Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Teknik Sipil. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data secara naratif, pengelompokan temuan, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 8,6% responden tidak pernah membaca artikel ilmiah, 40,0% jarang membaca, 34,3% kadang-kadang membaca, dan hanya 17,1% yang sering membaca artikel ilmiah. Kondisi ini beriringan dengan rendahnya kepercayaan diri dalam menulis karya ilmiah, terutama pada aspek pemilihan diksi, pencarian referensi, dan penguasaan struktur tulisan. Di sisi lain, 85,7% responden menilai pembelajaran Bahasa Indonesia bermanfaat hingga sangat bermanfaat bagi kebutuhan akademik, dan 94,3% menyatakan lebih mampu menyusun laporan setelah mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian pembelajaran Bahasa Indonesia yang berorientasi pada disiplin Teknik Sipil sangat diperlukan untuk mencetak lulusan yang kompeten secara teknis maupun komunikatif dalam karya ilmiah.
Copyrights © 2026