Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) penting dalam menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas industri. Perbedaan karakteristik kerja pada sektor manufaktur dan agroindustri menyebabkan variasi risiko dan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan mengkaji manajemen risiko K3 pada kedua sektor melalui studi literatur. Metode penelitian menggunakan kajian terhadap 15 artikel jurnal nasional lima tahun terakhir dengan analisis kualitatif berbasis sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa industri manufaktur didominasi risiko mekanik dan ergonomi, sedangkan agroindustri didominasi pekerjaan manual, paparan bahan kimia, serta rendahnya kepatuhan penggunaan alat pelindung diri. Penerapan manajemen K3 terintegrasi dan pendekatan berbasis perilaku terbukti efektif menurunkan risiko kecelakaan dan meningkatkan kinerja industri.
Copyrights © 2026