Rendahnya literasi gizi menyebabkan sebagian masyarakat masih kesulitan memahami informasi nutrisi pada label makanan kemasan serta mengaitkannya dengan batas konsumsi harian yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pengecekan nutrisi berbasis web dengan memanfaatkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan metode Fuzzy Mamdani. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework flask untuk mengekstraksi informasi energi total, gula, lemak total, dan garam dari gambar label makanan, kemudian menganalisisnya berdasarkan batas konsumsi harian di Indonesia. Pengujian sistem dilakukan menggunakan 40 sampel makanan kemasan dan metode Black Box Testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengenali informasi nutrisi pada sebagian besar sampel dan menghasilkan rekomendasi konsumsi dalam kategori aman, konsumsi secukupnya, kurangi, dan sangat dibatasi.
Copyrights © 2026