Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak perubahan tingkat harga yang diwakili oleh indeksharga ekspor dan impor terhadap kinerja perdagangan internasional Indonesia dalam rentang waktu2022 hingga 2024. Faktor-faktor global seperti fluktuasi harga komoditas, pergerakan nilai tukar, sertatekanan inflasi turut membentuk dinamika aktivitas ekspor dan impor di masa pemulihan pascapandemiCOVID-19. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS),mencakup indeks harga ekspor, indeks harga impor, dan neraca perdagangan yang disusun secarakuartalan. Analisis data dilakukan melalui sejumlah metode statistik, termasuk uji normalitas,multikolinearitas, heteroskedastisitas, regresi linier sederhana dan berganda, serta pengujian hipotesisdengan uji t dan F, serta koefisien korelasi dan determinasi Hasil analisis menunjukkan bahwa baikindeks harga ekspor maupun impor memberikan pengaruh negatif terhadap neraca perdagangan, namunhanya indeks harga impor yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial. Di sisi lain, secara simultankedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi neraca perdagangan, dengan kontribusideterminasi sebesar 60,2%. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan harga impor berperan besardalam menentukan performa perdagangan luar negeri Indonesia. Oleh karena itu, pemerintahdisarankan untuk memperkuat kebijakan pengendalian harga dan memperluas hilirisasi sertadiversifikasi pasar ekspor guna menjaga kestabilan neraca perdagangan
Copyrights © 2026