Pemilihan bahan bakar yang sesuai dengan karakteristik mesin merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga performa dan keandalan kendaraan bermotor. Dalam praktiknya, rekomendasi bilangan oktan sering dikaitkan dengan rasio kompresi mesin, begitu pula dengan kapasitas silinder. Namun, hubungan antara karakteristik mesin dan rekomendasi bilangan oktan yang diberikan pabrikan masih memerlukan kajian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan volume langkah dan rasio kompresi terhadap rekomendasi bilangan oktan pada sepeda motor Honda yang dipasarkan di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan metode Spearman Rank Correlation untuk mengukur kekuatan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume langkah memiliki hubungan positif sedang terhadap rekomendasi bilangan oktan ( ; ), sedangkan rasio kompresi menunjukkan hubungan positif yang relatif lemah ( ; ). Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan volume langkah terhadap rekomendasi bilangan oktan lebih kuat dibandingkan rasio kompresi pada dataset yang dianalisis serta mengindikasikan bahwa rekomendasi bilangan oktan tidak dapat dijelaskan hanya berdasarkan satu parameter mesin. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai hubungan karakteristik mesin dan rekomendasi bilangan oktan serta dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan yang mempertimbangkan parameter teknis lainnya. Selecting fuel that is compatible with engine characteristics is an important factor in maintaining the performance and reliability of motor vehicles. In practice, the recommended octane number is often associated with the engine compression ratio, as well as engine displacement. However, the relationship between engine characteristics and the octane number recommended by manufacturers still requires further investigation. This study aims to evaluate the relationship between volume displacement and compression ratio and the recommended octane number for Honda motorcycles marketed in Indonesia. Spearman Rank Correlation analysis was employed to measure the strength of the relationships among the variables. The results indicate that volume displacement has a moderate positive relationship with the recommended octane number ( ; ), whereas compression ratio exhibits a relatively weak positive relationship ( ; ). These findings suggest that the relationship between volume displacement and the recommended octane number is stronger than that of compression ratio within the analyzed dataset and further indicate that octane number recommendations cannot be adequately explained by a single engine parameter alone. This study provides empirical evidence regarding the relationship between engine characteristics and recommended octane numbers and may serve as a basis for future research incorporating additional technical parameters.
Copyrights © 2026