Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya penyuluhan wirausaha home industri berbasis barang bekas sebagai upaya meningkatkan pendapatan perekonomian keluarga di Kecamatan Kawangkoan Utara, Kelurahan Talikuran Barat, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permasalahan sampah rumah tangga serta adanya peluang ekonomi dari pemanfaatan barang bekas. Metode kegiatan menggunakan pendekatan multi metode yang didukung oleh multimedia dan berbagai sumber pembelajaran. Prosedur pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian. Materi penyuluhan mencakup pengelolaan barang bekas, konsep bank sampah, dasar-dasar UMKM, mindset kewirausahaan, pola pikir dan pola aksi wirausaha, serta pemasaran produk home industri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa barang bekas seperti plastik, kertas, kaleng, botol bekas, besi, tembaga, dan aluminium memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi. Penyuluhan ini mendorong masyarakat memahami pentingnya growth mindset, manajemen usaha sederhana, administrasi pembukuan, serta strategi pemasaran dalam mengembangkan home industri. Pemanfaatan barang bekas dapat menjadi alternatif usaha keluarga, mengurangi sampah, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini memberikan kontribusi melalui integrasi konsep kewirausahaan, pengelolaan lingkungan, bank sampah, dan pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis barang bekas. Studi ini bermanfaat bagi masyarakat, pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan pendamping kewirausahaan dalam mengembangkan usaha ramah lingkungan berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2025