Latar Belakang: Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius terhadap kehidupan manusia berbangsa dan bernegara. Prevalensinya cenderung terus meningkat baik secara global maupun nasional. ironisnya pengguna terbanyak berada pada usia produktif terutama pada kelompok remaja. Untuk mencegah kemasifan peredaran narkoba, maka diperlukan program penguatan akarnya yaitu keluarga. Atas dasar itu, program intervensi kelekatan hubungan emosional orangua dan remaja penting untuk dilakukan.Metode: Pengabdian masyarakat berupa intervensi kelekatan hubungan emosional dilakukan pada 10 keluarga di Desa Cigedang, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan. Peserta dipilih secara purposive sampling dengan kriteria memiliki anak remaja, orang tua lengkap dan tinggal bersama, serta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Intervensi dilaksanakan dalam 4 sesi selama satu bulan.Hasil: Ada perubahan intensitas frekeunsi hubungan kelekatan emosi antara orangtua dengan remaja. Perubahan yang besar terjadi pada bentuk kelekatan mendengar anak, merespon minimal, dan memberi perhatian.Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan metode intervensi yang dilakukan efektif untuk merubah perilaku dalam keluarga. Jangka panjang program ini dapat meningkatkan ketahanan keluarga dalam pencegahan narkoba.
Copyrights © 2026