Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial dalam membayar zakat secara online. Variabel yang digunakan meliputi persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, literasi zakat, dan kepercayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Data penelitian diperoleh dari data primer melalui penyebaran kuesioner berbentuk google form. Analisis dilakukan terhadap 200 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria responden generasi milenial berusia 29–44 tahun, beragama Islam, dan berdomisili di Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat generasi milenial Kota Surabaya dalam membayar zakat secara online. Sementara itu, literasi zakat dan kepercayaan tidak berpengaruh terhadap minat membayar zakat secara online. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor kemudahan dan manfaat layanan digital lebih dominan dibandingkan faktor literasi dan kepercayaan dalam mempengaruhi minat penggunaan zakat online. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan wilayah penelitian yang hanya berfokus pada Kota Surabaya dan penggunaan desain penelitian cross sectional, sehingga penelitian selanjutnya disarankan melibatkan wilayah yang lebih luas serta mempertimbangkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi minat pembayaran zakat secara online.
Copyrights © 2026