Kemampuan membaca permulaan merupakan aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun pada kenyataannya masih banyak anak yang mengalami kesulitan mengenal dan menyebutkan huruf. Hasil observasi awal di PAUD Kasih Bunda Seluma Bengkulu menunjukkan rendahnya kemampuan membaca permulaan anak akibat keterbatasan media dan metode pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui penggunaan media puzzle huruf. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 anak kelompok B usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan anak. Pada aspek mengenal huruf abjad, persentase anak kategori berkembang sangat baik meningkat dari 7,69% pada pra tindakan menjadi 23,08% pada siklus II. Kemampuan menyebutkan huruf meningkat dari 15,4% menjadi 46,1%, dan kemampuan menulis huruf abjad meningkat dari 15,4% menjadi 61,5%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini.
Copyrights © 2026