Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)

MOLEKULAR DOCKING KONDROITIN SULFAT DAN ASAM HIALURONAT YANG TERKADUNG DALAM EGGSHELL MEMBRANE BERPOTENSI MENGHAMBAT MMP13 SECARA INSLICO

Noviar Antoni (Universitas Pancasila)
Deni Rahmat (Universitas Pancasila)
Pamian Siregar (Universitas Pancasila)
Sri Widyastuti (Universitas Pancasila)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2025

Abstract

Matriks metalloproteinase-13 (MMP-13) adalah MMP utama yang terlibat dalam degradasi tulang rawan melalui kemampuan khususnya membelah kolagen tipe II. MMP13 sebagai target yang menarik dalam remodeling Jaringan ikat dan menghambat enzim MMP13 untuk pengobatan Osteoarthritis (OA). Namun, detailnya Mekanisme molekuler dalam inisiasi dan progresi OA masih sulit dipahami. Data RISKESDAS 2019 menunjukan penderita osteoatrhitis prevalensinya terus meningkat sebesar 55 juta jiwa (24,7%) Oleh karena itu diperlukan strategi untuk menghambat MMP-13. Tujuan tinjauan Insilico ini adalah untuk mengidentifikasi MMP-13 sebagai target untuk pengembangan inhibitor di dunia pengobatan OA. Limbah Eggshell Membrane (ESM) mengandung protein berserat dalam Multicomponent system (seperti kolagen tipe 1) dan glikosaminoglikan alami (misalnya dermatan sulfat, Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat). ESM Berpotensi sebagai inhibitor aktivitas MMP13. Hasil penambatan molekuler terhadap protein MMP13 menunjukkan terdapat dua senyawa dalam ESM yaitu Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat, memiliki Rerank Score (skor Docking) lebih negatif dari ligan native 1UA_309, 2-[(4-methylbenzyl) sulfanyl]-3,5,6,7-tetrahydro-4H-cyclopenta[d]pyrimidin-4-one (MBSTCP) merupakan inhibitor MMP13. Berdasarkan temuan ini kedua senyawa tersebut berpotensi dapat berperan sebagai inhibitor MMP13 yang lebih baik dibandingkan dengan ligan native 1UA_309(MBSTCP). Hasil prediksi toksisitas menggunakan pkCSM menunjukkan Kondroitin Sulfat dan Asam Hialuronat tidak berpotensi bersifat toksik. Diperlukan penelitian lebih lanjut secara In vitro dan In vivo terkait mekanisme kerja ESM sebagai multicomponent system dan parameter ADMET senyawa dalam ESM.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

farmamedika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmamedika dikelola oleh Lembag Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor. Frekuensi penerbitan jurnal sebanyak 2 kali dalam satu tahun pada bulan Juni dan Desember. Kategori tulisan berupa hasil penelitian dari peneliti maupun akademisi dalam ...