Tanaman bidara arab merupakan jenis tanaman herbal yang tersebar luas didaerah tropis. Daun bidara memiliki banyak manfaat salah diantaranya adalah antijamur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi yang baik dengan variasi konsentrasi dari masing - masing basis salep. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun bidara arab dengan mengunakan metode maserasi selama 3-4 hari. Basis yang akan dibuat dalam pembuatan salep yaitu menggunakan dasar salep hidrokarbon dan dasar salep larut air. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kandungan senyawa dari daun bidara arab yaitu alkaloid, saponin, terpenoid, flavonoid, antrakinon, fenol, dan tanin. Evaluasi dari masing masing salep dilakukan uji organoleptis, daya sebar dan daya lekat. Hasil uji organoleptis sediaan salep menunjukkan karakteristik yang baik dan memenuhi standar kualitas warna, bau, tekstur dan homogeitas. Uji homogenitas hasil dari kedua salep homogen dan tidak memiliki tekstur kasar. Nilai pH yang dihasilkan pada dasar salep hidrokarbon 6,3 dan 5,2. Daya sebar dengan dasar salep hidrokarbon dengan nilai sebesar 5,7 pada dasar salep larut dengan air dengan nilai 6,7 Selanjutnya pada uji daya lekat salep hidrokarbon memiliki nilai sebesar 5,5 dan pada dasar salep larut dengan air memiliki nilai sebesar 4,7. Daya sebar salep memiliki batas rentang yang ideal yaitu 5-7 cm. dan daya lekat salep memiliki rentang yang ideal yaitu kurang dari 4 detik. Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan formulasi sediaan dengan berbagai variasi basis salep masuk batas rentang salep yang telah ditetapkan.
Copyrights © 2026