EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika
Vol. 7 No. 2 (2026): Article In Press

PROFIT OPTIMIZATION OF KURING TOFU PRODUCTION IN SEMARANG USING THE SIMPLEX METHOD

Miftahur Rohmah (Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia)
Annisa Fitriani (Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia)
Muhamad Gani Rohman (Universitas Islam Negeri Salatiga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

The tofu industry continues to grow as part of the food business sector in Indonesia. However, tofu producers often make production decisions under limited raw materials, production capacity, and processing time, while production costs may change over time. Therefore, an optimization model is needed to help determine a production plan that can generate maximum profit. This study aims to determine the optimal production volume and maximum profit for white tofu and yellow tofu at Kuring Tofu Factory, Tengaran, Semarang Regency. This study applies linear programming using the simplex method, supported by POM-QM for Windows. Data were collected through interviews and direct observations related to raw material use, production capacity, production time, and profit from each product. The results show that the optimal solution is achieved by producing 20 batches of white tofu (X₁ = 20) and no yellow tofu (X₂ = 0), with a maximum profit of Rp10,566,000 per day. Compared with the factory’s current profit of approximately Rp10,000,000 per day, this model provides an additional profit of Rp566,000 per day, or 5.66%. The manual calculation produced the same result as POM-QM for Windows, indicating that the simplex method is consistent in determining the optimal production plan. These findings show that the simplex method can support production planning and resource allocation in tofu production businesses. Industri tahu terus berkembang sebagai bagian dari sektor usaha makanan di Indonesia. Namun, produsen tahu sering kali mengambil keputusan produksi dengan keterbatasan bahan baku, kapasitas produksi, dan waktu pengolahan, sementara biaya produksi dapat berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, diperlukan model optimasi untuk membantu menentukan rencana produksi yang dapat menghasilkan keuntungan maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan volume produksi optimal dan keuntungan maksimum pada produksi tahu putih dan tahu kuning di Pabrik Tahu Kuring, Tengaran, Kabupaten Semarang. Penelitian ini menerapkan pemrograman linear menggunakan metode simpleks dengan bantuan POM-QM for Windows. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung terkait penggunaan bahan baku, kapasitas produksi, waktu produksi, dan keuntungan dari setiap produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi optimal dicapai dengan memproduksi tahu putih sebanyak 20 kali produksi (X₁ = 20) dan tidak memproduksi tahu kuning (X₂ = 0), dengan keuntungan maksimum sebesar Rp10.566.000 per hari. Dibandingkan dengan keuntungan pabrik saat ini yang sekitar Rp10.000.000 per hari, model ini memberikan tambahan keuntungan sebesar Rp566.000 per hari atau 5,66%. Perhitungan manual menghasilkan hasil yang sama dengan POM-QM for Windows, yang menunjukkan bahwa metode simpleks konsisten dalam menentukan rencana produksi optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa metode simpleks dapat mendukung perencanaan produksi dan alokasi sumber daya pada usaha produksi tahu

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

emteka

Publisher

Subject

Description

Jurnal Pendidikan Matematika adalah jurnal penelitian di bidang pendidikan matematika memiliki fokus dan ruang lingkup R&D, Kuantitatif, Kualitatif, Korelasi dan Regresi, ICT based learning or IR 4.0, Scientific learning, Realistic Mathematics Education, Contextual Learning, Islamic studies on ...