Perkembangan teknologi digital telah mempermudah akses masyarakat, termasuk remaja dan mahasiswa, terhadap konten pornografi yang tersebar melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak paparan pornografi dalam pembentukan ekspektasi relasi pacaran pada mahasiswa di Jakarta di era digital, dengan menggunakan Teori Pembelajaran Sosial Albert Bandura sebagai kerangka analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terhadap tiga orang mahasiswa di Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan pornografi pada narasumber telah dimulai sejak usia dini melalui berbagai platform digital, khususnya Twitter/X, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Mahasiswa pada dasarnya memiliki ekspektasi relasi pacaran yang berorientasi pada kedekatan emosional, kepercayaan, dan komunikasi, meskipun pandangan mengenai peran gender masih cenderung tradisional. Paparan pornografi ditemukan memberikan pengaruh terhadap pembentukan ekspektasi relasi pacaran, terutama pada aspek kedekatan fisik dan seksual, meskipun tingkat pengaruhnya berbeda pada setiap individu bergantung pada kemampuan kontrol diri masing-masing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pornografi berfungsi sebagai agen pembelajaran sosial yang dapat membentuk ekspektasi yang kurang realistis terhadap hubungan pacaran, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif bagi remaja dan mahasiswa.
Copyrights © 2026