Penelitian ini mengkaji inflasi dari sudut pandang ekonomi Islam serta menganalisis pengaruhnya terhadap stabilitas ekonomi di Indonesia. Inflasi dipahami sebagai kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi secara umum dan berkesinambungan sehingga memengaruhi daya beli masyarakat, distribusi pendapatan, serta laju pertumbuhan ekonomi. Dalam ekonomi Islam, inflasi tidak hanya dipandang sebagai persoalan moneter, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan keseimbangan sistem ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik yang relevan mengenai inflasi, ekonomi Islam, dan stabilitas ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa inflasi dapat dipicu oleh faktor alam maupun faktor yang berasal dari aktivitas manusia, seperti kebijakan moneter yang kurang tepat, praktik ekonomi yang tidak sehat, serta ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Dalam perspektif ekonomi Islam, pengendalian inflasi didasarkan pada penerapan prinsip keadilan, larangan riba dan ihtikar, serta pengelolaan uang dan distribusi kekayaan yang dilakukan secara proporsional. Upaya yang ditawarkan meliputi kebijakan moneter berbasis syariah, pengelolaan fiskal melalui Baitul Mal, serta strategi sosial-ekonomi berupa peningkatan kapasitas produksi dan pemerataan distribusi. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai ekonomi Islam berpotensi mendukung terciptanya stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
Copyrights © 2026