Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai tukar, keterbukaan perdagangan, dan inflasi terhadap ekspor Indonesia dalam perdagangan internasional periode 1995–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan World Bank. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar dan keterbukaan perdagangan berpengaruh positif terhadap ekspor Indonesia, sedangkan inflasi berpengaruh negatif. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut berperan dalam menjelaskan perkembangan ekspor Indonesia selama periode penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong keterbukaan perdagangan untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional.
Copyrights © 2026