Di era digitalisasi saat ini bagaikan uang koin yang memiliki dua sisi baik itu sisi positif serta negative yang saling beririsan. Dengan semakin mudahnya system pembayaran yang bergeser ke pembayaran non tunai dengan QRIS maka akan dibarengi dengan adanya risiko transaksi yang juga menjadi potensi ancaman telebih bagi pihak umkm yang menjalankan kegiatan usaha nya yang juga harus waspada dengan risiko transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kemudahan dan risiko transaksi terhadap minat penggunaan qris pada umkm di Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya. Pada penelitian ini penulis mempergunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang memiliki total 362 responden. Hasil penelitian menyatakan bahwa secara parsial kemudahan dan risiko transaksi memiliki pengaru signifikan terhadap minat penggunaan qris, serta secara simultan kemudahan dan risiko transaksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Sambikerep Kota Surabaya.
Copyrights © 2026