Sanitasi lingkungan merupakan determinan penting derajat kesehatan masyarakat dan menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan perkotaan. Keberhasilan kebijakan sanitasi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas administrasi kebijakan dalam perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, dan pengawasan. Kota Medan sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia masih menghadapi tantangan sanitasi lingkungan yang bersifat kompleks dan multisektoral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan kesehatan masyarakat di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data dikumpulkan dari 120 responden yang terdiri atas aparatur pemerintah daerah, tenaga kesehatan lingkungan, dan masyarakat melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen kebijakan, kapasitas sumber daya manusia, koordinasi lintas sektor, ketersediaan anggaran, dan partisipasi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan administrasi kebijakan sanitasi lingkungan, dengan koordinasi lintas sektor sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola administrasi kebijakan dan kolaborasi antarsektor dalam mewujudkan sanitasi lingkungan yang berkelanjutan di wilayah perkotaan.
Copyrights © 2025