Jamban adalah sejenis toilet yang dapat digunakan untuk buang air besar dan buang air kecil. Tangki atau saluran pembuangan Septi, tempat duduk, atau lubang adalah komponen struktural jamban yang memungkinkan pembuangan limbah. Penduduk desa Geulanggang Gajah berada di dekat sungai. Karena itu, warga desa dapat terus menggunakan jamban tertutup, yang tidak memenuhi standar tangki non-septi, melainkan mengosongkan limbahnya ke sungai. Di Desa Geulanggang Gajah, kami berangkat untuk mengetahui apakah tindakan masyarakat berkorelasi dengan seberapa sering dan seberapa baik mereka memiliki jamban. Desain penampang kuantitatif menggambarkan pendekatan penelitian ini. Ada 397 tempat tinggal dalam populasi, dan 80 rumah dipilih untuk sampel. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengambilan sampel acak berbasis rumus slovin. Data dianalisis dengan menggunakan metode uji bivariat dan univariat. Hubungan pengetahuan nilai-p (000) untuk memiliki jamban yang sehat, nilai-p sikap (003), dan nilai-p tindakan (000) semuanya kurang dari 0,05. Kesimpulan bahwa jamban yang sehat berhubungan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku. Kesadaran masyarakat dan kapasitas untuk membangun jamban yang sehat dapat ditingkatkan jika pemerintah bekerja sama dengan organisasi lain seperti Dinas Kesehatan untuk memberikan bantuan nyata daripada hanya konseling.
Copyrights © 2025