Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah suatu keaadan malnutrisi yang berlangsung menahun. Ketika ibu hamil mengalami kekurangan gizi, maka janin yang ada di dalam kandungan akan terhambat pertumbuhan dan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan janin yang terhambat akan beresiko janin bayi lahir dengan berat badan kurang. Berat badan lahir bayi yang kurang merupakan salah satu faktor resiko terjadinya stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Observasional Analitik dengan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 60 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24 -59 bulan dan kelompok kontrol adalah balita usia 24-59 bulan yang tidak mengalami stunting. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami KEK, yaitu sebanyak 32 orang (53,3%). Responden yang mengalami stunting dan tidak mengalami stunting memiliki jumlah yang sama, yaitu masing-masing sebanyak 30 orang (50%). Hasil uji statistik menggunakan uji chi square menunjukkan ada hubungan antara kekurangan energi kronis pada ibu hamil dengan kejadian stunting di UPT Puskesmas Mataraman. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil berhubungan dengan kejadian stunting
Copyrights © 2025