Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kecemasan anak dengan keberhasilan pencabutan gigi di Puskesmas Meuraxa, Kota Banda Aceh. Menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional pada 30 anak usia 6–12 tahun, dipilih melalui accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur dengan Facial Image Scale (FIS), sedangkan keberhasilan pencabutan dinilai melalui lembar checklist. Hasil menunjukkan semua anak dengan kecemasan sangat tidak cemas–sedang berhasil (100%), sedangkan kecemasan berat hanya 30,8% berhasil. Uji chi-square menghasilkan p=0,002 (p<0,05), menunjukkan hubungan signifikan antara kecemasan dan keberhasilan pencabutan gigi.
Copyrights © 2025