Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang memberikan berbagai kemudahan digital, tetapi juga memunculkan persoalan mengenai privasi dan keamanan data pribadi pengguna. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kesadaran pengguna terhadap privasi data serta mengidentifikasi perilaku pengguna dalam melindungi data pribadi saat menggunakan aplikasi AI. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner daring kepada 70 responden yang aktif menggunakan aplikasi AI. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran privasi pengguna berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 83,4%. Mayoritas responden memahami bahwa aplikasi AI mengumpulkan data pengguna dan memiliki risiko penyalahgunaan data pribadi. Meskipun demikian, pengguna tetap memanfaatkan aplikasi AI karena dinilai praktis, efisien, dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan adanya fenomena privacy paradox, yaitu ketika pengguna menyadari risiko privasi, tetapi tetap menggunakan layanan tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kesadaran privasi data dalam penggunaan aplikasi AI di Indonesia.
Copyrights © 2026