Nyeri pasca operasi Sectio Caesarea merupakan keluhan umum yang dapat mengganggu proses pemulihan seperti keterbatasan mobilisasi, terganggunya proses menyusui, serta penurunan kualitas interaksi ibu dan bayi (bounding attachment). Salah satu upaya non-farmakologis dalam manajemen nyeri adalah terapi foot massage, karena di area kaki terdapat banyak ujung saraf yang terhubung ke organ tubuh dan teknik ini dapat dilakukan tanpa mengganggu area abdomen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh foot massage terhadap tingkat nyeri pada klient post operasi SC di RS Efarina Etaham Brastagi.Desain penelitian ini menggunakan metode desain Filsafat positivisme. responden dalam penelitian ini adalah pasien dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling.sampel yang di gunakan berjumlah 68 responden yang berada di runah sakit Efarina Etaham Brastagi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan terapi foot massage, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (54,4%) dan berat (16,2%), sedangkan setelah intervensi, terjadi penurunan signifikan dengan mayoritas beralih ke nyeri ringan (64,7%) dan bahkan tidak nyeri (4,4%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -6,164 dan p = 0,001, yang berarti ada pengaruh signifikan secara statistik.
Copyrights © 2026