Kinerja keuangan perusahaan menjadi indikator penting bagi pemangku kepentingan dalam menilai stabilitas dan potensi pertumbuhan perusahaan. Likuiditas dan profitabilitas merupakan dua rasio utama yang sering digunakan untuk mengukur kinerja keuangan, namun hasil penelitian terdahulu menunjukkan adanya inkonsistensi temuan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara likuiditas dan profitabilitas terhadap kinerja keuangan perusahaan serta mengidentifikasi penyimpangan penelitian yang ada. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengekstraksi 32 hasil penelitian empiris dari berbagai sektor perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh positif, negatif, maupun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan tergantung pada konteks industri dan periode pengamatan. Likuiditas yang terlalu tinggi justru dapat mengindikasikan adanya penundaan dana yang mengurangi efisiensi. Sementara itu, profitabilitas secara umum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, meskipun dalam kondisi tertentu pengaruhnya juga tidak konsisten. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa hubungan antara likuiditas, profitabilitas, dan kinerja keuangan bersifat kontekstual, sehingga perusahaan perlu menjaga keseimbangan kedua rasio tersebut secara dinamis sesuai dengan karakteristik bisnis dan kondisi ekonomi.
Copyrights © 2026