Desa Kasang Lopak Alai memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut anak  dengan prevalensi karies gigi sebesar 85% dan rata-rata OHIS kategori buruk. Keterbatasan tenaga kesehatan perlu diimbangi melalui pemberdayaan kader yang mampu melakukan edukasi kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan membentuk Tim Kader Terkini (Kartini) melalui pelatihan kesehatan gigi dan mulut berbasis virtual reality serta pengenalan madu sebagai potensi bahan alam dalam upaya preventif karies gigi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Kasang Lopak Alai pada April–Mei 2026 dengan sasaran 40 orang, terdiri dari kader posyandu, kader PKK, kader karang taruna, dan guru. Metode kegiatan meliputi koordinasi, pelatihan kesehatan gigi dan mulut, praktik keterampilan menyikat gigi. Teknik pelatihan menggunakan metode ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi, praktik langsung, pendampingan penggunaan virtual reality. Seluruh sasaran mengikuti kegiatan secara lengkap. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,5 menjadi 17,1, keterampilan menyikat gigi meningkat dari 5,4 menjadi 10,3, dan kemampuan psikomotor pengguna pada media virtual reality meningkat dari 3,4 menjadi 8,4 setelah pelatihan. Analisis bivariat menunjukkan perbedaan bermakna pada seluruh variabel. Output kegiatan tercapai sesuai dengan indikator target yang telah ditetapkan sehingga pelatihan ini efektif meningkatkan kapasitas kader untuk edukasi kesehatan gigi dan mulut anak berkelanjutan di Desa Kasang Lopak Alai.
Copyrights © 2026