Manajemen sarana dan prasarana (Sarpras) merupakan aspek vital dalam mendukung stabilitas operasional dan akuntabilitas finansial institusi pendidikan. Namun, proses inventarisasi aset pada banyak organisasi masih didominasi oleh metode konvensional berbasis spreadsheet (Microsoft Excel) yang memicu inefisiensi waktu akibat pencatatan ganda (double entry) serta tingginya risiko inakurasi data (human error). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Sarana dan Prasarana (SIM Sarpra) Berbasis Web yang terintegrasi dengan teknologi Quick Response Code (QR Code) guna mengoptimalkan siklus hidup aset secara real-time. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall yang dimodifikasi, mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan arsitektur three-tier (menggunakan framework Laravel dan RDBMS MySQL), implementasi kode, hingga pengujian. Validasi fungsionalitas sistem dilakukan melalui metode Black-Box Testing, sementara performa efisiensi diuji menggunakan evaluasi kuantitatif komparatif antara metode lama dan sistem baru. Hasil penelitian pada laporan kemajuan ini menunjukkan bahwa penerapan SIM Sarpra terintegrasi QR Code mampu mengeliminasi redundansi proses secara signifikan, meningkatkan kecepatan pencarian dan pembaruan data status kelayakan aset di lapangan, serta meminimalkan kesalahan input data nominal. Sistem ini memberikan kontribusi ilmiah pada pemanfaatan integrasi kamera peramban (browser-based scanning) yang responsif tanpa memerlukan perangkat keras pemindai khusus, sehingga mendukung mobilitas tinggi staf pelaksana inventarisasi.
Copyrights © 2026