Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanganan perilaku konsumsi minuman keras pada siswa SMA melalui layanan konseling kelompok dengan pendekatan Islami. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada dua siswa kelas X SMA Al-Hasra yang terbukti membawa dan mengonsumsi minuman keras di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses penanganan dilakukan melalui konseling kelompok dengan pendekatan Islami yang menekankan edukasi keagamaan, refleksi moral, dan terapi spiritual berupa shalat taubat, istighfar, serta komitmen tertulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan sikap dan perilaku siswa setelah mengikuti konseling, ditandai dengan meningkatnya kesadaran moral, kedisiplinan, dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling kelompok dengan pendekatan Islami efektif dalam menangani perilaku konsumsi minuman keras pada siswa SMA.
Copyrights © 2026