Kepribadian merupakan variabel psikologis yang berperan penting dalam perkembangan peserta didik secara akademik, sosial, maupun emosional. Gambaran kepribadian peserta didik menjadi landasan penting dalam merancang suatu layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik kepribadian peserta didik sekolah menengah atas berdasarkan kerangka Big Five Personality, meliputi Extraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticism, dan Openness to Experience. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 32 peserta didik kelas X di salah satu sekolah menengah atas Jawa Timur sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui instrument Big Five Personality Test dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan dimensi Openness to Experience memiliki rata-rata skor tertinggi sebesar 35,16, sedangkan Neuroticism memperoleh rata-rata terendah sebesar 26,06. Dari sisi kategori, Agreeableness memiliki persentase tertinggi sebesar 96,87%, diikuti Openness to Experience 90,63%, Extraversion 75%, Conscientiousness 65,63%, dan Neuroticism 62,50%. Secara umum, peserta didik berada pada kategori tinggi di semua dimensi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memahami karakteristik peserta didik serta menyusun layanan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan mereka.
Copyrights © 2026