Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan kesehatan keluarga. Dusun Ngireng-Ireng, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, DIY memiliki potensi pekarangan yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk budidaya tanaman obat, serta keterbatasan keterampilan dalam mengolah hasil TOGA menjadi produk ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK dalam penanaman TOGA dan pembuatan aromaterapi berbahan sereh (Cymbopogon nardus). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Dalam praktiknya, penanaman dilakukan menggunakan bibit sereh dengan media campuran tanah, kompos, dan sekam dalam botol galon bekas sebagai wadah ramah lingkungan. Dalam pengabdian ini, dilakukan pengembangan sediaan aromaterapi berbasis bahan alami. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu berupa booklet “Aromaterapi dari Tanaman Obat Keluarga” digunakan sebagai media edukasi. Selanjutnya dilakukan evaluasi melalui observasi keterlibatan dan kemampuan praktik serta diskusi reflektif. Hasil menunjukkan peserta mampu menanam TOGA dalam wadah daur ulang dan menghasilkan aromaterapi sederhana dengan karakteristik organoleptik baik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis serta membuka peluang pengembangan produk herbal rumah tangga secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026