Jurnal Ilmiah Telaah
Vol 11, No 2: July 2026

Types of Code Mixing Dound in @Mandarinfess X Account

Esya Khoirunnisa (Universitas Pamulang)
Dimas Prasetyo Wahyudi (Universitas Pamulang)
Najwa Nur Faizah (Universitas Pamulang)
Nida Nabila (Universitas Pamulang)
Ridho Pratama Keta (Universitas Pamulang)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Abstrak: Dengan berkembangnya teknologi dan cara berkomunikasi, kini fenomena bahasa tak hanya muncul dalam percakapan secara langsung saja tetapi juga dalam percakapan secara daring lewat sosial media.  Salah satu aplikasi yang digunakan oleh banyak orang dari seluruh dunia sebagai media dalam berkomunikasi adalah aplikasi X. Penelitian ini membahas tentang campur kode khusunya pada akun @Mandarinfess di aplikasi X. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tipe campur kode berdasarkan teori Muysken (2000) dan juga mengetahui bahasa yang dominan dalam unggahan pada akun @Mandarinfess. Pengambilan data untuk penelitian ini melalui teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan lalu dianalisis melalui metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori campur kode Muysken (2000). Hasilnya menunjukkan bahwa tipe insertion menjadi yang paling dominan (75%), diikuti dengan tipe congruent lexicalization (15%), dan tipe alternation (10%). Bahasa yang dominan digunakan dalam unggahan adalah campur kode antara Indonesia-Inggris (52.5%), diikuti dengan Indonesia-Cina (32.5%) dan Indonesia-Inggris-Cina (15%). Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan campur kode pada akun @Mandarinfess mencerminkan dinamika multilingualisme di media sosial, dengan tipe insertion sebagai bentuk yang paling dominan serta kombinasi bahasa Indonesia, Inggris, dan Cina sebagai ciri utama komunikasi para penggunanya.Abstract:  The development of technology and communication allows language phenomena to emerge not only in face-to-face conversations but also in online conversations through social media.  Applications such as X are used by many people across the world as a medium for communication. This study examines code-mixing, specifically on the @Mandarinfess account on X application. The objectives of this study are to identify types of code-mixing based on Muysken’s (2000) theory and to determine the dominant language in the posts on the @Mandarinfess account. Data collection for this study was conducted using a sampling technique based on predetermined criteria, followed by analysis through a qualitative descriptive method grounded in Muysken’s (2000) code-mixing theory. The results indicate that the insertion type was the most dominant (75%), followed by congruent lexicalization (15%), and alternation (10%). The dominant language used in the posts was a code-mix of Indonesian-English (52.5%), followed by Indonesian-Chinese (32.5%) and Indonesian-English-Chinese (15%). This study shows that the use of code-mixing on the @Mandarinfess account reflects the dynamics of multilingualism on social media, with the insertion type being the most dominant form and the combination of Indonesian, English, and Chinese being the main characteristic of its users’ communication.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

telaah

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil ...