Penelitian ini bertujuan mengkaji pola kesantunan berbahasa dalam konteks pembelajaran daring dengan fokus pada interaksi antara dosen mahasiswa pada pembelajaran jarak jauh di Universitas Teknologi Mataram (UTM). Kesantunan berbahasa merupakan aspek pragmatik yang sangat penting dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif dan saling menghormati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kajian pragmatik berbasis teori kesantunan yang menjelaskan cara seseorang menggunakan bahasa secara sopan agar lawan tutur merasa dihargai dan komunikasi tidak menimbulkan konflik. Data dikumpulkan melalui dokumentasi percakapan pada platform pembelajaran daring berbasis Learning Management System (LMS) atau elearning UTM berupa rekaman sesi perkuliahan daring, tanggapan forum diskusi, dan Zoom selama satu semester. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama: (1) strategi kesantunan positif yang dominan digunakan dosen dalam memberi apresiasi dan motivasi; (2) strategi kesantunan negatif yang digunakan mahasiswa dalam menyampaikan pertanyaan dan permintaan; serta (3) pelanggaran kesantunan berupa penggunaan bahasa informal berlebihan oleh mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya kesadaran pragmatik untuk meningkatkan kualitas interaksi akademik dan evektivitas pembelajaran daring melalui pembekalan literasi komunikasi digital sejak awal perkuliahan.
Copyrights © 2026